Disturbia : It’s a Predictable Movie

This weekend i choose to watch “Disturbia“. Though when i see the trailers it look like Rear Window, the comparison is unavoidable. Rear Window is Hitchcock, and thus the high water mark in peeping tom thrillers.

How can i say? There’s nothing “good” movie this week in 21 Theatre.

Nothing Special

Shia LaBeouf plays a trouble teenager named Kale who, after he punches his Spanish teacher, ends up with a bracelet on his leg and under house arrest. If he goes further than 100 feet from his kitchen, the cops show up and drag him off to jail. His mother (Carrie-Anne Moss) decides he’s not going to spend his time having fun, and so she cuts off his videogames and terminates his iTunes account leaving Kale with nothing to do except build Twinky forts and stare out a window to watch what his suburbanite neighbors are up to.

Jack Sparrow Kembali Lagi…

Akhirnya…setelah beberapa bulan ini setiap kali nonton film pasti ada rasa ga puasnya. Kali ini rasanya PUASS nonton sekuel terakhir dari trilogi “Pirates Of Caribbean“. Puas karena filmnya emang bagus banget…yah dibandingin ama Spidey 3 yang bikin bosen.

Menyelamatkan Jack Sparrow

Melanjutkan kisah terakhir dari “pirates Of Caribbean : Dead Man Chest” ketika Captain Jack Sparrow hilang bersama kapalnya “Black Pearl” ditelan oleh monster Craken. Dan untuk menyelamatkan Jack, akhirnya teman - temannya berkerjasama dengan seorang penyihir wanita Tia Dalma untuk menghidupkan Kapten Barbossa, satu - satunya orang yang tahu cara untuk menuju Ujung Dunia. Tempat dimana Jack ditawan di sebuah pulau bernama “davy jone’s Locker“.

300 : Kisah Seorang Legenda

Nonton film ini tanpa direncanakan sama sekali…Liat trailernya juga baru sekilas di Global TV. Dan seperti biasa…aku pasti selalu telat kalo nonton film, ga pernah bisa ada di tempat duduknya sebelum fim dimulai.

First Impressions

Tidak seperti biasanya, kesan yang langsung aku tangkap melihat scene pertama film ini. Gambarnya jd ngingetin ama film “sin city” ama “narnia” color scheme yang terlihat lawas, penggunaan cahaya dan efek yang sempurna atau malah berlebihan yah?? Udah kerasa kalo syuting film ini ga mungkin dilakukan di tempat terbuka…ga seperti liat “Lord Of The Ring” yang suasanya terlihat dan serasa alami, rumput dan pepohonan, suasana kota yang terlihat lebih natural. Di film ini sepertinya itu bukanlah hal yang penting…terbukti belum sampai sepuluh menit film berjalan udah disuguhi dengan adegan King Leonidas (Gerard Butler) yang mendorong utusan dari Persia ke dalam sebuah sumur sebagai tanda penolakan dan ajakan berperang kepada Persia. Peperangan adalah unsur utama yang ingin diperlihatkan.

StopGlobalWarming.org Ad Spot

Most Popular Content

Recent Readers. These are the cool and trendy people that reads my blog!Recent Readers

Clicky Web Analytics