Bedanya Penikmat Musik Indonesia Dengan Luar Negeri.
Inilah bedanya penikmat musik di Indonesia dengan di luar negeri sana. Dikabarkan para fans Radiohead yang semula merasa senang dan gembira dengan dirilisnya album “in rainbow” dengan sistem download “bayar semau anda”, akhirnya merasa kecewa dengan hasil yang mereka dapatkan. Bagaimana tidak?… ternyata lagu - lagu yang mereka dapatkan hanya dengan bitrate 160 Kbps saja.
“the album [would] come as a 48.4 MB ZIP file containing 10 x 160 [kilobits per second], DRM-free MP3s.”
Bandingkan dengan penikmat musik di indonesia yang disodorin MP3 dengan bitrate 128Kbps aja udah senengnya minta ampun. Yah..walaupun bisa dimengerti kenapa para fans Radiohead itu marah. Mereka tentu saja mengharapkan sesuatu yang spesial dari band kesayangan mereka. Dan yang mereka dapat ternyata cuma sebuah trik dari mereka bahwa betapa musik itu begitu berharga.
“We talked about it and we just wanted to make it a bit better than iTunes, which it is, so that’s kind of good enough, really. It’s never going to be CD-quality, because that’s what a CD does.” (kata Jonny Greenwood kepada RS)
dan yang lebih mengecewakan para fans, ternyata sistem download “bayar semau anda” itu adalah bagian dari promosi CD dan DVD Radiohead yang bakal rilis tahun 2008 nanti.
Hufford and Bryce spoke at length about the downloadable version of Rainbows and how it plays into the larger plan of releasing a physical copy of the album in stores next year.(Music Week)
Yup…orang - orang luar negeri begitu mementingkan kualitas sound yang mereka dengarkan di telinga mereka. Dan kualitas yang mereka harapkan tentu tidak bisa didapatkan hanya dengan downlotan MP3 160 Kbps. Huhuhuhu…jadi tertawa melihat isi harddisk saya yang isinya MP3 128 Kbps :wow:




October 15th, 2007 at 8:10 pm
tapi orang barat juga sering download lagu koq di internet, karena saking lebih sukanya sama lagu-lagu yang uniq, bukan lagu-lagu yang dipasaran.
October 15th, 2007 at 8:16 pm
@arul => iyah..tapi kayanya mereke mentingin banget masalah kualitas audio MP3 yg didownload, ga asal download aj…kl mereka suka ato ga puas MP3nya mungkin mereka bakal beli CDnya.
October 16th, 2007 at 8:11 am
*nawarin dagangan
Cd Bajakan…5000 ribu dapat 3. dipilih dipilih….! :grin:
*Kaburrrrrrrr
*balik lagi
Salam kenal yach =D>
October 16th, 2007 at 5:08 pm
Kalau 160 aja boleh bayar sesukanya, berarti kalo kualitas cuma 128 mungkin boleh gratis ya?
Apa mungkin malah dibayar karena sudah rela mengorbankan telinga? :))
October 16th, 2007 at 7:06 pm
lah sudah terbiasa denger nyanyian bencong…dapat 128 kbps sudah lebih dari cukup :D
October 16th, 2007 at 9:38 pm
yang penting goyan!!! :cool:
October 17th, 2007 at 10:12 am
Aku ga bisa bedain sih qualitas 128 dengan 160. Tapi kalo 128 dengan 200 keatas baru terasa bedanya.
October 17th, 2007 at 10:13 pm
Ohh gitu yahhh baru tau kirain 128kbps tuhh dah paling bagus heheheh
October 18th, 2007 at 6:08 am
egegegege..
bajakan smua si isinya HDnya :razz:
October 18th, 2007 at 6:13 pm
belum download :D nunggu CD-nya aja keluar, trus nyari bajakan audio CD nya :D
October 19th, 2007 at 8:13 am
huhu, iya neh,
uda 128, bajakan lagi :sad:
October 20th, 2007 at 6:10 pm
wah, bedanaya 160 ma 120an gimana sih?
October 26th, 2007 at 9:01 pm
woww… jadi gak sabaran dengerin tom yorke ber”falseto” lagi! :D
October 27th, 2007 at 7:54 am
Music Search and Music Downloads…
Sorry, it just sounds like a crazy idea for me :)…
November 1st, 2007 at 1:14 pm
aduzubilalitut! 160kbps dan gratis itu udah bagus banget kalau cuma didengerin di spiker komputer dan earphone iPod! Emang radioheaders ini muternya pake JBL!?
November 28th, 2007 at 10:33 am
terus upgrade sejalan dengan majunya teknologi. abis 128 trus 160, abis 160 ntar ke 200, abis 200 ntar ke…dst :gatau:
setra’s last blog post..Membuat Musik Ketika Tidur