Hikmah Lebaran : Mohon Maaf Lahir dan Bathin

mohon maaf lahir bathin

Setelah hampir sebulan lamanya kita berpuasa, akhirnya sampai juga kita ke penghujung bulan Ramadhan ini. Apa aj yang udah didapat dari sebulan ini? Entah kita menjadi lebih sabar, entah kita menjadi lebih rajin beribadah, ataupun kita menjadi lebih arif melihat kehidupan yang kita jalani sekarang ini. Semoga dapat memberi kita kekuatan untuk menjalani kehidupan yang sebelas bulan berikutnya.

Bulan Ramadhan bagiku sendiri selalu banyak memberi kesan. Dan selalu saja ada kenangan indah yang terjadi di bulan tersebut. Entah itu berkaitan dengan cinta, sahabat, ataupun cerita2 biasa. Seperti ramadhan tahun lalu yang memberiku pelajaran sangat berarti tentang arti cinta :D. Pelajaran yang membuatku bisa menjadi lebih dewasa sekarang. Bahwa cinta itu patut untuk diperjuangkan, apapun itu…

Mungkin ramadhan tahun ini aq baru bisa mengambil hikmahnya. Hikmah dari beberapa hal yang terjadi setaun yang lalu. Dan selalu aq hanya bisa bersyukur bahwa Allah masih memberi cinta-Nya padaku.

Oiyaaah…selalu manusia penuh khilaf dan dosa, dan sekaranglah waktu yang tepat untuk kita bersama merenung akan semua khilaf yang ada, bermaaf – maafan dengan semua teman – teman. Dan merayakan hari kemenangan.

 

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1427 H.

Minal Aidzin Wal Faidzin.

Mohon Maaf Lahir Bathin.

“Eko Marssetiawan”

Search Tags: , ,

Suka dengan cerita ini?.. pastikan anda berlangganan RSS Feed saya.

One Response to “Hikmah Lebaran : Mohon Maaf Lahir dan Bathin”

  1. nanang (4 comments.) Says:

    Mett Lebaran ya.. Mohon maaf lahir batin..
    Maaf telat.. tapi yang penting niatnya kan? :D

Silahkan tinggalkan komentar anda disini

waspada umm tunduk rocker stress puyeng nyerah nonono ngelamun ngejek mupeng mimisan mikir melirik matabelo mataduit lirik kutubuku jepret hmm hei sedih geleng gagah cup cinta bengong ayuk

StopGlobalWarming.org Ad Spot

Most Popular Content

Recent Readers. These are the cool and trendy people that reads my blog!Recent Readers

Clicky Web Analytics