Akhirnya bisa juga nulis reviewnya film ini. Film yang beberapa minggu ini menjadi headline bagi para penggemar film ditanah air. Tak tebantahkan kalo untuk genre film semacam rumah dara ini, di Indonesia sangatlah jarang ditemui. Bahkan saya sama sekali tidak bisa mengingat satupun judul film indonesia yang bergenre sama. Kabar yang beredar,film ini sangat memuaskan banyak penggemar film indonesia,bahkan film ini juga sudah direncanakan beredar diluar indonesia. Tidak salah kalo saya akhirnya agak berekpektasi tinggi untuk film yang satu ini. Film ini langsung membuka cerita dengan tidak terlalu bertele - tele. Kesan yang ditangkap dari warna dan setting filmnya juga udah asik. Tapi tunggu dulu, ketika udah masuk ke plot cerita…ada banyak lubang - lubang disana. Ada terlalu banyak pertanyaan bodoh ketika saya selesai menonton film ini. Penokohan karakter dari keluarga Dara bagi saya juga kurang kuat, suara Dara yang terlalu dibuat - buat, memiringkan leher untuk menimbulkan efek “intimidasi” juga ga terlalu cocok. Belum lagi ketiga anaknya yang tidak jelas :p Tetapi, untuk ukuran film Indonesia…haruslah tetap diacungi jempol. Salut untuk the Mo Brothers yang udah bisa mewujudkan impian mereka membikin film genre slasher kaya gini. Pengennya sih kalopun ada sekuelnya, mereka bisa membuatnya menjadi lebih dan lebih bagus lagi.
Gusi the fat bird
Gusi is the fattest bird who cannot fly at all.
She is the cuttest thing ever, always looking for new adventures with her friends.
She loves balloons and ice-creams. She likes listening music with her old school walkman and she believes that she can fly one day…
She dreams about sleeping on a pink clouds…

Entah apa yang ada dipikiran si Jackie Chan ketika membuat film ini. Mungkin maksud hati ingin mengikuti para bintang laga yang menjelma menjadi si penyayang anak - anak macam si Arnold Schwarzenegger dengan “Kindergarten Cop” dan Vin Diesel dengan “The Pacifier”nya. Namun yang terjadi, film “Spy Next Door” ini malah berubah menjadi film baru dengan tema yang sangat jadul sekali.
Jangan berharap terlalu banyak. Masih dengan cara old style seperti film - film jackie chan yang lain, beberapa leluconnya masih sama, perkelahiannya juga masih sama, angle gambarnya juga tetep sama.
Tidak ada yang baru, tidak ada yang berkesan, kecuali cukup memberi sedikit tawa di akhir pekan yang indah ini.
i love the way he obeserved the things..mysterious!
©2010. Postage by Greg Cooper. Icons by P.J. Onori. thanks to Website berita dan infromasi lengkap handphone.
*Unlikely to find your lost post using this but you can try...
Comments